AMEG.ID, Jawa Timur - Ketua Tim Meteorologi BMKG Juanda Shanas Prayuda menyampaikan belakangan ini warga Jatim merasakan suhu udara dingin ekstrem yang terjadi malam hingga pagi hari. Bahkan hal itu dirasakan di tengah puncak musim kemarau.
Mengutip Berita Jatim, kata Shanas suhu udara dingin itu disebut sebagai fenomena bediding dan merupakan kejadian alamiah yang umum terjadi setiap tahunnya saat puncak musim kemarau. Ia juga menjelaskan untuk tahun ini terjadi dari Juli sampai Agustus. Shanas juga menjelaskan penyebab terjadinya bediding karena angin dominan dari arah timur yang membawa massa udara dingin dan kering dari Australia. Selain itu bedding tahun ini juga dinilai lebih ekstrem karena anomali cuaca global. "Kami menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan menyesuaikan pakaian dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah," kata Shanas. (IC-NY/BERITA JATIM)BMKG Jelaskan Fenomena Bedding yang Melanda Jawa Timur
Selasa 16-07-2024,13:05 WIB
Editor : Naya Pramestya Zahra
Kategori :
Terkait
Senin 13-07-2026,10:41 WIB
Karhutla Jadi Ancaman Utama di Indonesia saat Musim Kemarau, Jatim Masuk Daftar Wilayah Terdampak
Kamis 09-07-2026,16:08 WIB
Data Akurat Jadi Penentu Arah Pembangunan, DPRD Jatim Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Kamis 09-07-2026,14:13 WIB
Pemprov Jatim Optimistis Kuota Sekolah Rakyat Tahun Ajaran Baru Terpenuhi
Kamis 09-07-2026,13:25 WIB
Pemprov Jatim Minta Masyarakat Tunggu Pengumuman Resmi Pemutihan Pajak
Kamis 09-07-2026,12:22 WIB
Jawa Timur Kian Kokoh sebagai Provinsi Event, 11 Agenda Masuk KEN 2026
Terpopuler
Selasa 14-07-2026,09:42 WIB
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Menguat Meski Rupiah Masih Dibayangi Risiko Global
Selasa 14-07-2026,10:23 WIB
Ekonomi Kuartal I Tumbuh 5,61 Persen, Mengapa IMF Tetap Mematok Proyeksi Indonesia di Level 5 Persen?
Selasa 14-07-2026,09:14 WIB
Ratusan Ribu Pelajar Jatim Ikuti Penyuluhan Antikorupsi Digital Pada Hari Pertama Sekolah
Terkini
Selasa 14-07-2026,10:23 WIB
Ekonomi Kuartal I Tumbuh 5,61 Persen, Mengapa IMF Tetap Mematok Proyeksi Indonesia di Level 5 Persen?
Selasa 14-07-2026,09:42 WIB
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Menguat Meski Rupiah Masih Dibayangi Risiko Global
Selasa 14-07-2026,09:14 WIB
Ratusan Ribu Pelajar Jatim Ikuti Penyuluhan Antikorupsi Digital Pada Hari Pertama Sekolah
Senin 13-07-2026,16:04 WIB
Gudang Bulog Mulai Penuh, Indonesia Bidik Singapura Jadi Pasar Perdana Ekspor 10 Ribu Ton Beras
Senin 13-07-2026,11:13 WIB