AMEG.ID, Surabaya - Direktur Badan Pelaksana Puslatda KONI Jatim, Irmantara Subagio memastikan dalam ajang PON Bela Diri II 2026 pihaknya hanya akan menerjunkan atlet-atlet terbaik yang punya peluang realistis meraih medali emas.
Kata Subagio pembatasan jumlah atlet ini tidak hanya karena keterbatasan prestasi di sejumlah cabang olahraga bela diri tapi juga menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. "Kondisi yang ada saat ini membuat kami harus memastikan pembinaan benar-benar fokus pada atlet yang memiliki potensi prestasi tertinggi. Karena itu, seleksi akan dilakukan lebih ketat," ungkapnya. Subagio menjelaskan prioritas kami adalah pata atlet peraih medali emas dan perak pada PON 2024, kejuaraan nasional tunggal, hingga ajang internasional seperti SEA Games 2024. Tak hanya itu, peluang adanya seleksi ulang untuk pata atlet tertentu juga masih terbuka demi memastikan kesiapan dan konsistensi peforma. Mengutip KONI Jatim, nantinya setelah proses seleksai rampung, para atlet terpilih akan menjalani program latihan secara maksimal untuk memastikan kesiapan atlet. Pemantauan berkala juga akan dilakukan dengan melakukan tes fisik hingga pemeriksaan kesehatan. Ia juga meminta agar para pelatih dan pengurus cabang olahraga dapat terus melakukan pembaruan peta kekuatan calon lawan dengan tujuan untuk mematangkan strategi pertandingan. "Kami ingin para pelatih benar-benar memahami kekuatan kompetitor sehingga persiapan taktis bisa dilakukan sejak dini," ucap Subagio. KONI Jawa Timur berharap dengan panjangnya waktu persiapan menuju PON Bela Diri II 2026, proses pembinaan dapat berjalan optimal dan mampu mendapatkan prestasi terbaik untuk Jawa Timur. Sebagai informasi, pertandingan PON Bela Diri 2026 akan digelar di Manado, Sulawesi Utara pada akhir bulan Juli mendatang.KONI Jatim Selektif Kirim Atlet pada PON Bela Diri II 2026
Jumat 30-01-2026,11:36 WIB
Editor : Admin ameg
Kategori :