Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bergeser ke Samudra Hindia

Selasa 08-09-2026,10:16 WIB
Reporter : Admin ameg
Editor : Admin ameg

AMEG.ID, Jakarta - Pergerakan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mulai menjauh dari wilayah Indonesia tetapi dampaknya belum sepenuhnya berakhir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mendeteksi abu yang berpotensi menurunkan kualitas udara, jarak pandang, hingga mengganggu penerbangan pada ketinggian tertentu hingga Selasa (8/9/2026).

Pemantauan dilakukan pada pukul 04.00 WIB menunjukkan abu vulkanik teridentifikasi dari permukaan hingga ketinggian sekitar 6.000 kaki atau 1,8 kilometer. Sebarannya bergerak ke arah selatan–barat daya dan kini mencakup kawasan Samudra Hindia di barat laut Banten.

Kondisi tersebut diketahui berdasarkan informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, serta analisis citra RGB satelit Himawari-9.

"Masih terdapat sebaran abu vulkanik yang menurunkan kualitas udara dan jarak pandang, serta pada ketinggian tertentu dapat mengganggu aktivitas penerbangan. Sebaran abu vulkanik GAK diprakirakan bergerak menjauhi wilayah Indonesia," tulis pihak BMKG melalui akun media sosial.

Pergerakan ini menunjukkan perubahan dibanding sehari sebelumnya. Pada Senin (7/9), sebaran abu masih terpantau lebih luas hingga mencakup sebagian Banten, Jawa Barat, Lampung dan Bengkulu serta sempat berdampak pada operasional sejumlah bandara.

Meski arah sebarannya kini menjauh, masyarakat terutama di wilayah yang sebelumnya terdampak tetap diminta tidak mengabaikan kondisi kualitas udara dan jarak pandang.

"Masyarakat di wilayah yang terdampak memastikan informasi resmi dari BMKG, PVMBG, dan instansi terkait serta memperhatikan kondisi udara serta jarak pandang," tulis pihak BMKG mengutip CNN Indonesia.

BMKG juga masih melakukan pemantauan terhadap pergerakan abu vulkanik untuk melihat kemungkinan perubahan arah sebaran sekaligus mengantisipasi dampaknya terhadap wilayah Indonesia dan aktivitas penerbangan.

Kategori :