Bukan Cuma Trofi, Ini yang Membuat Herdman Menilai Gelar Indonesia Begitu Spesial

Selasa 06-10-2026,10:44 WIB
Reporter : Admin ameg
Editor : Naya Pramestya Zahra

AMEG.ID, Jakarta - Ekspektasi tinggi publik Indonesia menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan John Herdman bersama Timnas Indonesia. 

Pelatih asal Kanada itu mengaku tekanan untuk meraih kemenangan dan trofi terasa dalam aktivitasnya sehari-hari termasuk ketika berolahraga di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Tekanan itu akhirnya terbayar setelah Indonesia memastikan gelar FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand melalui adu penalti 4-2.

Bagi Herdman, keberhasilan tersebut memiliki makna yang berbeda karena ia bisa merayakannya bersama masyarakat yang sejak awal menunjukkan antusiasme besar terhadap tim nasional.

Selama berada di Indonesia, Herdman mengaku sering menerima pesan langsung dari warga yang menginginkan tim asuhannya terus meraih hasil positif. Tuntutan itu bahkan muncul ketika dirinya sedang menjalani aktivitas pribadi.

"Setiap hari jogging di GBK, orang-orang selalu bilang coach, tiga poin coach, kami harus menang coach, kami harus kalahkan Malaysia, kami harus angkat trofi coach. Tekanan yang besar. Ini pencapaian besar bagi semua orang. Saat ini, ini pencapaian sepak bola terbaik saya, karena saya merayakannya bersama orang-orang yang saya tahu betapa besar maknanya bagi mereka," kata Herdman.

Situasi itu membuat gelar bersama Indonesia tidak hanya dipandang Herdman sebagai hasil pertandingan final. Ia melihat keberhasilan tim juga berkaitan dengan ikatan emosional masyarakat terhadap sepak bola dan besarnya arti prestasi tim nasional bagi publik.

"Ini sangat spesial. Sejak saya pindah ke Indonesia, saya menyadari betapa besar artinya bagi orang-orang. Sepak bola adalah hidup. Di Kanada kami baru membangunkan negara dengan pencapaian kami, tapi tiga minggu kemudian adik saya meninggal. Jadi itu momen yang sulit, bayang-bayang duka. Ini benar-benar spesial," ujar Herdman dalam konferensi pers.

Sebelum menangani Indonesia, Herdman memiliki pengalaman membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022. Namun, pengalaman itu tidak membuatnya mengesampingkan arti keberhasilan yang baru diraihnya bersama Indonesia.

Beban pertandingan pun belum sepenuhnya hilang setelah laga final. Ketika ditanya mengenai agenda perayaan setelah memastikan gelar, Herdman justru memilih menghabiskan waktu untuk memulihkan tenaga bersama istrinya, Clare.

"Saya capek, tidur, tidur, tidur. Dengan istri saya, Clare," kata Herdman mengutip Metro TV.

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya menjadi penutup dari perjalanan kompetisi yang diwarnai tuntutan tinggi publik.

Bagi Herdman, arti kemenangan itu tidak hanya terletak pada trofi Tapi juga pada kesempatan merasakan langsung besarnya keterikatan masyarakat Indonesia terhadap tim nasional.

Kategori :