Pemkot Malang Libatkan Poktan untuk Tekan Inflasi Daerah

Pemkot Malang Libatkan Poktan untuk Tekan Inflasi Daerah

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG.ID, Kota Malang - Pj  Walikota Malang Wahyu Hidayat melakukan upaya pengendalian inflasi dengan melibatkan Kelompok Tani (poktan) setelah Kota Malang memiliki dua lokasi sebagai penghasil komoditas cabai.

Melansir Radar Malang, Dua lokasi itu berada di Kecamatan Kedungkandang dan Kecamatan Lowokwaru. Wahyu menyebut dengan adanya produk dari komoditas cabai Pemkot Malang bisa langsung mengintervensi terkait harga cabai untuk bisa menstabilkan harga.

Wahyu juga menambahkan cabai yang dihasilkan oleh Poktan akan didistribusikan di Warung untuk tekan Inflasi Mbois Ilakes. Tujuannya agar masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Harapannya dengan membeli disini, kita jual di pasar tidak terlalu tinggi. Tapi petani juga akan kita perhatikan, harganya sama dengan harga petani, karena biasanya tingginya itu kan sudah masuk di pasar tapi belinya di petani juga hampir sama,” tambahnya. (YO-NY/RADAR MALANG)

Sumber: