Deal, Pembangunan Pasar Induk Kota Batu Dimulai November

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG- Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pembangunan Pasar Induk Kota Batu sudah turun sejak akhir Juni 2021 lalu. Dipastikan proses revitalisasi akan segera dilakukan.
Kepala Dinas Permukiman Kawasan Perumahan dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu, Bangun Yulianto menyebutkan, posisi DIPA saat ini berada di Kementerian PUPR.
Total anggaran yang turun masih sama dengan sebelumnya yakni Rp 200 miliar. "Karena pembangunan dilakukan secara multiyears maka pada tahun 2021 kementerian hanya mengucurkan dana Rp 20 miliar atau 10 persen," jelas Bangun, Rabu (18/9/2021).
Tidak diturunkannya secara langsung karena pihak kementerian menghindari Silpa. "Kalau anggaran turun semua secara otomatis akan terjadi Silpa. Sangat tidak mungkin akhir tahun menyerap anggaran yang begitu besar," sebutnya.
Bangun memperkirakan, pembangunan fisik Pasar Induk Kota Batu bisa dimulai pada bulan November mendatang. Saat ini pihaknya bersama dengan kementerian tengah mempersiapkan dokumen untuk segera melangkah ke lelang tander.
Bangun memastikan, pihak kementerian sudah berani melelang tander. Secara otomatis seluruh anggaran pembangunan Pasar Induk Kota Batu telah tersedia.
Untuk sisa anggaran Rp 180 miliar yang belum terserap pada tahun 2021, otomatis akan terserap pada tahun 2022 mendatang.
"Sesuai jadwal, proses pembangunan pasar induk akan dimulai pada bulan November 2021 hingga Mei 2023. Serta masa pemeliharaan enam bulan. Mudah-mudahan sesegara mungkin ditenderkan, karena semakin cepat semakin baik," kata Bangun.
Ia berharap pedagang yang berniaga di Pasar Induk Kota Batu tidak perlu khawatir. Karena DIPA sudah turun dan anggaran juga sudah siap.
Tentang Detail Engineering Desain (DED) terbaru, Bangun menyebutkan saat ini masih dalam tahap revisi dengan Kementerian PUPR. Masih ada beberapa bagian yang harus dirubah.
"Ketika DED sudah tidak ada revisi lagi dan sudah benar-benar fix. Akan langsung saya berikan ke DPRD. Bahkan akan kami pasang gambar besar-besaran. Kalau bisa kami juga akan menampilkan di video tron," jelasnya.
Bangun mengungkapkan, secara struktur bangunan pasar tidak ada revisi. Revisi hanya ada pada pernak-pernik di dalam pasar. Misalnya perlu ditambahkan tangga, lalu sejumlah pergeseran ornamen bahkan pintu buka ke kenan ataupun kiri juga diperhitungkan. (*)
Sumber: