Pastikan Komoditas Lancar, TPID Pantau Jalur Pasokan Pangan

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batu, melalui Dinas Perhubungan, akan melakukan operasi pemantauan jalur distribusi komoditas pasokan pangan.
Dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi pasokan komoditas pangan, agar sepanjang Ramadan ini tetap aman. Serta untuk memastikan jalur utama yang dilalui kendaraan bermuatan komoditas pangan tetap lancar. Termasuk memantau kelayakan kendaraan yang beroperasi di jalan.
Kegiatan tersebut, dilakukan secara gabungan. Melibatkan sejumlah instansi terkait. Menurut Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, akan dilaksanakan dan dikoordinasikan dengan UPT LLAJ Prov. Jawa Timur dan Kepolisian, Sub Denpom dan instansi terkait lainnya.
‘’Tak hanya itu, mereka juga bertugas mendokumentasikan jenis muatan yang keluar/masuk Kota Batu,’’ ujar Punjul kepada ameg.id, Jumat (30/4/2021).
Disisi lain, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memantau dan memastikan kelancaran arus distribusi. Sehingga arus distribusi barang di Kota Batu tetap aman dan lancar. Terutama saat menjelang Idul Fitri.
‘’Selain itu, mereka juga bertugas memantau kelancaran dan keamanan jalur utama. Yang dilalui kendaraan komoditas pangan, yang melintas lewat Kota Batu. Dengan menjadikan identifikasi awal adanya kelebihan/kelangkaan stok komoditas pangan,’’ terang Punjul.
Disinggung soal kecukupan pasokan komoditas pangan, serta keterjangkauan harga pangan, pihaknya juga akan melakukan operasi pasar murni (OPM). Sebagai salah satu bentuk dan upaya intervensi harga barang kebutuhan pokok masyarakat.
Caranya dengan pemberian subsidi ongkos angkutan, bagi komoditas-komoditas tertentu. Agar mampu menekan harga komoditas pangan, hingga lebih murah dari harga pasar. Adanya OPM juga berfungsi untuk stabilisasi harga dan stok bahan pangan.
‘’Kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan tak hanya menjelang lebaran saja. Namun juga di saat harga-harga komoditas pangan tertentu sepertu beras, gula pasir, telur dan sebagainya, melambung tinggi,’’ jelasnya.
Lebih lanjut, untuk peningkatan cadangan pangan di masyarakat, melalui pembinaan dan pengelolaan sektor pertanian. Kegiatan tersebut dilaksanakan, sebagai upaya untuk menjaga kecukupan pasokan komoditas ketahanan pangan di Kota Batu. (avi)
Sumber: