Kampung Sekabom Tidak Terdampak Pengembangan Kawasan Kayu Tangan Meski Masih di Zona nya

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Kota Malang - Kampung Sekabrom singkatan dari Semeru, Kayutangan Bromo yang merupakan kawasan Kayutangan Heritage. Tepatnya yang ada di wilayah RW 8 Kel Oro-Oro Dowo Kec Klojen masih belum terimbas pengembangan yang dilakukan Pemkot Malang.
Melansir Malang Times, salah satu warga, Harianto mengaku memang di wilayahnya ada beberapa wisatawan yang berkunjung tapi jika dibandingkan dengan kampung sebelahnya tentu berbeda.
"Di sini Gang 9, ikut Kelurahan Oro-oro Dowo, tapi jadi satu dengan zona Kayutangan. Ada bangunan peninggalan ya hanya kafe Sebastien itu saja. Ramainya di Kafe Sebastien itu," ujar Harianto.
Karena kalau sekitar koridor Kajoetangan Heritage yang setiap hari hampir dipadati pengunjung bahkan sudah mendapat penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dari Kemenparekraf dan pertumbuhan investasi dari berbagai jenis usaha juga mengakibatkan lokasinya tinggi peminatnya. (NF-DL/MALANG TIMES)
Sumber: