Pemkot Malang Targetkan Angka Kemiskinan Bisa Turun Sampai 4,07 Persen

Pemkot Malang Targetkan Angka Kemiskinan Bisa Turun Sampai 4,07 Persen

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG.ID, Malang - Angka kemiskinan di Kota Malang sebenarnya sudah mencapai terendah kedua se Jatim, berdasarkan data BPS 2022, angka kemiskinan di Kota Malang sebesar 4,37 persen. Hal ini berarti angkanya akan sama dengan capaian sebelum pandemi Covid-19.

"Karena dalam satu dekade Kota Malang dapat menurunkan angka kemiskinan dan kita terendah kedua di Jawa Timur," jelas Wahyu.

Meski begitu, angka kemiskinan di Kota Malang bisa turun sampai 4,07 persen, dengan pemutakhiran Data Terbaru Kesejahteraan Sosial (DTKS), agar intervensi pemerintah dalam pengentasan kemiskinan bisa tepat sasaran.

Melansir Republika, Salah satunya menyusun database kesejahteraan sosial yang berbasis nama, alamat, NIK dan kebutuhan. Untuk saat ini, Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang menggunakan DTKS sebagai data induk. (NF-BG/REPUBLIKA)

Sumber: