Warga Kritik Pemkot Malang Yang Lamban Tangani Jembatan Kampung Warna-Warni Yang Retak  

Warga Kritik Pemkot Malang Yang Lamban Tangani Jembatan Kampung Warna-Warni Yang Retak  

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG.ID, Malang - Ketua RW 12 Kelurahan Kesatrian - Adnan menyebut, keretakan pada lapisan atas jembatan yang menghubungkan Kampung Tridi dan Warna Warni Jodipan sudah diketahui warga sejak 1 bulan lalu, dan sudah diteruskan ke Dinas Pariwisata untuk segera melakukan pengecekan. 

"Sudah satu bulan lalu diketahui ada keretakan itu. Apakah hanya pada lapisan atas saja atau sampai ke dalam. Makanya, kami laporkan ke dinas pariwisata, untuk bisa segera dilakukan pengecekan," ungkap Adnan.

Tapi kata Adnan, laporan warga itu belum mendapat respon dari dinas terkait sampai hari ini. Sehingga menimbulkan kekhawatiran, mengingat baru-baru ini ada insiden jembatan kaca The Geong Hutan Pinus Limpakuwus Jateng yang pecah, sampai menewaskan 1 orang.

Melansir Detik, Sampai saat ini Adnan mengaku masih belum tahu penyebab adanya keretakan pada lapisan atas jembatan, apakah karena buruknya kualitas pembangunan jembatan, atau justru karena faktor lain. (NF-BG/DETIK)

Sumber: