PLN Bantah Defisit Energi Jadi Penyebab Pemadaman
Ilustrasi Pemadaman Listrik. Foto : AI/Chatgpt--
AMEG.ID, Surabaya - Kini munculnya spekulasi mengenai kemungkinan defisit energi sebagai penyebab pemadaman listrik di sejumlah wilayah Jawa Timur.
PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menegaskan kondisi tersebut tidak berkaitan dengan kekurangan pasokan energi maupun daya pembangkit.
Perusahaan menyebut penghentian sementara aliran listrik yang terjadi di beberapa daerah termasuk Malang Raya, Surabaya, dan Gresik merupakan bagian dari pekerjaan penguatan sistem kelistrikan yang sedang berlangsung.
Isu defisit energi mencuat setelah masyarakat di sejumlah wilayah mengalami pemadaman listrik dalam beberapa hari terakhir. Namun PLN memastikan pasokan energi tetap tersedia dan sistem kelistrikan nasional masih berada dalam kondisi aman.
Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN UID Jawa Timur, Dana Puspita Sari menjelaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan saat ini bertujuan meningkatkan keandalan jaringan listrik agar pelayanan kepada pelanggan dapat lebih optimal ke depan.
"Dalam rangka menjaga keandalan sistem kelistrikan dan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, PLN UID Jatim saat ini tengah melaksanakan pekerjaan penguatan sistem kelistrikan," ujar Dana melalui keterangan tertulisnya, Kamis (11/6) mengutip CNN Indonesia.
Menurutnya, proses penguatan jaringan tersebut mengharuskan adanya penghentian sementara pasokan listrik di sejumlah titik yang menjadi lokasi pekerjaan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan serta kelancaran proses pengerjaan di lapangan.
"Untuk mendukung pekerjaan tersebut, diperlukan penghentian sementara pasokan listrik secara terbatas di beberapa lokasi terdampak selama proses pekerjaan berlangsung," jelasnya.
Penjelasan PLN ini sekaligus menjadi respons atas berkembangnya anggapan bahwa pemadaman yang terjadi dipicu oleh keterbatasan pasokan energi.
Perusahaan menegaskan bahwa pekerjaan teknis dan peningkatan kualitas jaringan menjadi faktor utama di balik penghentian sementara aliran listrik tersebut.
PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak dan memastikan proses pemulihan dilakukan secara bertahap sesuai progres pekerjaan di lapangan.
"PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanannya. Perkembangan proses pemulihan akan terus kami informasikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," tutupnya.
Dengan adanya penguatan sistem ini, PLN berharap keandalan jaringan listrik di Jawa Timur dapat semakin meningkat sehingga mampu mengantisipasi gangguan yang berpotensi terjadi di masa mendatang tanpa harus dikaitkan dengan isu defisit energi yang saat ini beredar di masyarakat.
Sumber: