BPBD Kabupaten Malang Petakan Sejumlah Desa Rawan Kekeringan

BPBD Kabupaten Malang Petakan Sejumlah Desa Rawan Kekeringan

BPBD Kabupaten Malang distribusikan air bersih ke daerah terdampak kekeringan--

AMEG.ID, Kabupaten Malang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi ancaman krisis air bersih yang diperkirakan muncul saat musim kemarau mencapai puncaknya.

Sedikitnya terdapat 13 desa di enam kecamatan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kekeringan, sehingga menjadi prioritas penanganan selama periode siaga hingga akhir September 2026.

Langkah itu dilakukan sebagai upaya pencegahan agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi ketika intensitas hujan terus menurun akibat pengaruh fenomena El Nino. Wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan sumber air menjadi fokus utama dalam penyusunan strategi mitigasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan puncak musim kemarau tahun ini diperkirakan terjadi pada akhir Juni hingga awal Juli.

"Puncaknya bakal terjadi di akhir Juni atau awal Juli," ujar Sadono mengutip Disway Malang.

Pemetaan kawasan rawan dilakukan berdasarkan riwayat kejadian kekeringan pada tahun-tahun sebelumnya, kondisi geografis, serta potensi menurunnya debit sumber air ketika musim kemarau berlangsung lebih panjang.

Data tersebut menjadi acuan bagi BPBD untuk menentukan kebutuhan logistik dan pola distribusi bantuan air bersih apabila kondisi darurat mulai terjadi.

Menurut Sadono, pemerintah daerah tidak hanya menunggu laporan dari masyarakat tapi juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan operasional sejak awal musim kemarau.

Persiapan itu meliputi kesiapan armada truk tangki, penyediaan tandon air, hingga penguatan koordinasi dengan sejumlah instansi yang akan terlibat dalam penanganan kekeringan.

Kecamatan yang masuk dalam prioritas pemantauan meliputi Sumbermanjing Wetan, Pagak, Gedangan, Kalipare, Donomulyo, dan Sumberpucung.

Di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, desa yang dipetakan rawan kekeringan meliputi Desa Sumbermanjing Wetan, Harjokuncaran, Sitiarjo, dan Kedungbanteng. Sementara di Kecamatan Pagak terdapat Desa Pagak dan Desa Sumberjo.

Selain itu, Desa Gajahrejo di Kecamatan Gedangan juga menjadi wilayah yang dipantau, disusul Desa Putukrejo dan Sukowilangun di Kecamatan Kalipare. Adapun Donomulyo dan Sumberpucung tetap menjadi perhatian karena secara historis kerap mengalami penurunan ketersediaan air bersih saat musim kemarau berlangsung.

Untuk memastikan distribusi air bersih berjalan cepat ketika dibutuhkan, BPBD telah berkoordinasi dengan PMI, Polres Malang, serta PDAM. Sejumlah truk tangki disiagakan sebagai armada utama guna menyalurkan bantuan ke desa-desa terdampak apabila sumber air warga mulai mengering.

Pola distribusi nantinya akan disesuaikan dengan laporan kondisi lapangan dan hasil pemantauan petugas di masing-masing wilayah. Dengan cara tersebut, bantuan diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih cepat tanpa harus menunggu kondisi kekeringan semakin parah. (NY)

Sumber: