Bulog Perkuat Pasokan Beras Premium di Jatim, Ribuan Ton Siap Masuk Ritel
Beras bulog. Foto: Istimewa--
AMEG.ID, Surabaya - Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur mulai memperkuat pasokan beras premium di pasar dengan meningkatkan distribusi ke berbagai jaringan ritel modern. Langkah itu dilakukan untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh beras premium dengan harga yang relatif stabil.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur Langgeng Wisnu mengatakan saat ini Bulog telah menyiapkan stok beras premium sebanyak 2.000 ton. Cadangan itu diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terutama ketika permintaan terhadap beras premium mengalami peningkatan.
“Selain Beras SPHP kualitas medium yang rutin didistribusikan ke pasar-pasar dan ritel modern, Bulog Jatim juga melakukan penjualan beras premium yang menjadi primadona masyarakat,” ungkapnya melansir Berita Jatim.
Distribusi beras premium dilakukan secara berkala melalui jaringan ritel modern yang telah bekerja sama dengan Bulog. Beberapa di antaranya adalah Indomarco, Indogrosir, Superindo, Basmalah, serta sejumlah mitra ritel lainnya di berbagai wilayah Jawa Timur.
Selain melalui ritel, pasokan juga disalurkan dari Sentra Penggilingan Padi (SPP) milik Bulog. Untuk menjaga keterjangkauan, harga jual beras premium kepada konsumen dipatok sebesar Rp14.900 per kilogram di jaringan ritel modern.
Bulog berharap harga tersebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan beras berkualitas premium tanpa harus menghadapi lonjakan harga di pasaran.
“Saat ini, Bulog Jatim memiliki stok setara beras premium sebanyak 2.000 ton yang tersedia di Sentra Penggilingan Padi (SPP). Stok tersebut disiapkan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah tingginya permintaan beras premium. Harga jual beras premium kepada konsumen di ritel modern sebesar Rp14.900 per kilogram dengan kualitas premium,” jelasnya.
Selain mengandalkan SPP, Bulog Jatim juga mengoperasikan Sentra Penggilingan Beras (SPB) yang berlokasi di Sidoarjo. Fasilitas itu menjadi pusat pengolahan beras premium sebelum didistribusikan ke pasar dan jaringan ritel modern di berbagai daerah.
Keberadaan sentra penggilingan itu dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan pasokan. Dengan proses produksi yang berlangsung secara berkelanjutan Bulog dapat mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat tanpa mengganggu stabilitas distribusi.
Langgeng menegaskan penguatan pasokan beras premium merupakan bagian dari strategi Bulog dalam menjaga stabilitas pangan di Jawa Timur. Selain memastikan stok tersedia, kebijakan itu juga diharapkan dapat membantu mengendalikan inflasi yang dipengaruhi oleh harga bahan pangan khususnya komoditas beras.
Melalui distribusi yang dilakukan secara rutin dan didukung ketersediaan stok yang mencukupi, Bulog optimistis kebutuhan masyarakat terhadap beras premium tetap dapat terpenuhi. Di saat yang sama, upaya itu diharapkan mampu menjaga keseimbangan pasokan dan harga sehingga kondisi pasar pangan di Jawa Timur tetap stabil.
Sumber: