Mesin Pemanas Overheat, Peternakan Ayam di Batu Hangus
Petugas pemadam memadamkan api yang menghanguskan kandang peternakan ayam di Kota Batu. Foto: Istimewa--
AMEG.ID, Kota Batu - Mesin pemanas yang digunakan untuk menjaga suhu kandang diduga menjadi titik awal kebakaran sebuah peternakan ayam di Jalan Metro, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Senin (31/8/2026).
Kebakaran pertama kali diketahui oleh pekerja kandang pada pagi hari. Laporan kemudian diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu sekitar pukul 09.47 WIB.
Kepala Damkarmat Kota Batu Agung Sedayu mengatakan dugaan sementara mengarah pada mesin pemanas yang mengalami panas berlebih saat digunakan untuk menghangatkan ayam.
“Dari hasil pengecekan awal di lokasi, diduga kebakaran terjadi karena over heat dari mesin pemanas yang digunakan untuk menghangatkan ayam,” ujar Agung mengutip City Guide FM.
Api dengan cepat membesar setelah menyambar berbagai material mudah terbakar yang berada di dalam kandang. Keberadaan kayu, plastik, dan sekam membuat kobaran meluas hingga menghanguskan bagian peternakan.
Damkarmat Kota Batu menerjunkan empat armada untuk mengendalikan api. Petugas melakukan pemadaman sebelum dilanjutkan dengan pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh pada area terdampak.
Rangkaian penanganan itu berlangsung sekitar dua jam lebih. Api dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 12.15 WIB setelah petugas memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan bangunan kandang, ayam, persediaan pakan, dan sejumlah peralatan operasional peternakan. Total kerugian masih berupa taksiran awal yakni mencapai sekitar Rp600 juta.
Penanganan di lokasi tidak hanya melibatkan petugas pemadam kebakaran. BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Batu, Relawan Ambulans Kota Batu, serta Tim Inafis Polres Batu turut diterjunkan sesuai tugas masing-masing.
Tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan petunjuk dan memastikan penyebab kebakaran. Karena itu, dugaan panas berlebih pada mesin pemanas masih menjadi hasil pemeriksaan awal dan memerlukan pendalaman lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengelola peternakan yang menggunakan alat pemanas dalam operasional kandang. Peralatan yang menyala dalam waktu lama membutuhkan pengawasan karena ditempatkan di lingkungan yang banyak memiliki bahan mudah terbakar.
Agung meminta pemilik peternakan melakukan pemeriksaan berkala terhadap mesin pemanas dan instalasi kelistrikan. Kondisi kabel juga perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko hubungan arus pendek.
“Mesin pemanas jangan dibiarkan menyala terlalu lama tanpa pengawasan dan rutin dilakukan perawatan. Cek juga kabel-kabelnya, karena potensi korsleting cukup tinggi,” pesannya.
Pengawasan penggunaan mesin, perawatan rutin, dan pemeriksaan instalasi listrik menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa. Terlebih, api di lingkungan peternakan dapat menyebar cepat ketika berhadapan dengan sekam, kayu, plastik, dan pakan yang mudah terbakar.
Sumber: https://cityguide911fm.com/mesin-pemanas-overheat-peternakan-ayam-di-kota-batu-terbakar/