Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Pasuruan Suwarto menyebut, tim Ahlinya sudah memasang time digital seismograph di lokasi bunyi dan getaran di Desa Moncek Tengah Kab Sumenep.
"Kami perlu waktu untuk pengelolaan data lebih lanjut. Selain itu juga perlu survei lanjutan untuk analisa lebih lengkap dengan metode lain misal geolistrik atau geomagnet. Ini bisa berkolaborasi dengan analis dari ITS atau ITN,” paparnya.
Melansir Berita Jatim, pemasangan itu dilakukan kemarin untuk merekam getaran dari dalam bumi, selanjutnya akan dilakukan analisis soal penyebab bunyi. Sebelumnya, Sabtu lalu (12/8) pada jam 9.45 - 10.30 di Desa Moncek terjadi fenomena alam berupa ketukan dan getaran dari dalam tanah seperti orang menggali sumur.
Belum diketahui jelas, bunyi apa itu. Namun bunyi ketukan dan getaran itu bisa dirasakan di lima rumah, yakni rumah Pak Jakfar, rumah Pak Jazuli, rumah Pak H. Badrun, rumah Pak Ramli, dan rumah Bu Naim. (NF-RT/BERITAJATIM)