BPBD Keluhkan Anggaran Imbas Minimnya Alat Pengawasan Banjir

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Kabupaten Malang - Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Malang Zainuddin mengatakan saat ini di sudah ada dua titik yang terpasang kamera CCTV di Wilayah rawan banjir untuk meminimalisir dampak bencana alam.
Melansir Surya Malang, dua kamera pemantau banjir itu berada di bantaran sungai Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo dan sungai Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Menurut Zainuddin tidak semua wilayah rawan banjir terpasang CCTV karena BPBD Kabupaten Malang terkendala dengan anggaran yang terbatas.
Sementara, Zainuddin juga menambahkan keterbatasan anggaran juga membuat 20 titik blank spot di pantai selatan tidak bisa mendapat akses pemantauan melalui CCTV. Sehingga proses mitigasi menjadi tidak maksimal.
"Kita tahu di Kabupaten Malang masih ada blank spot. Jadi bukan hanya CCTV saja kebutuhan kita, namun harus ada koneksi," tukasnya. (YO-NY/SURYA MALANG)
Sumber: