Lanud TNI AU Abd Saleh dan Pemprov Jatim Lanjutkan Kerjasama Bandara Sipil

Lanud TNI AU Abd Saleh dan Pemprov Jatim Lanjutkan Kerjasama Bandara Sipil

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG - Pemprov Jatim dan TNI AU, terkait layanan transportasi udara sipil melanjutkan kerjasama, penggunaan Lanud TNI AU Abd Saleh Malang. Mengingat pentingnya kemanfaatan bagi masyarakat di sektor pertumbuhan ekonomi.

Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Zulfahmi S.Sos M.Han, selaku Pihak Pertama bertindak untuk dan atas nama TNI Angkatan Udara. Menandatangani naskah Perjanjian Kerjasama tentang Pinjam Pakai Tanah TNI AU di Lanud Abdulrachman Saleh Malang seluas 27,4 Ha untuk Bandar Udara. Dengan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur Dr Nyono ST MT, selaku Pihak Kedua bertindak untuk dan atas nama Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (18/6/2021) malam.

Penandatanganan disaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, Pangkoopsau II Marsda TNI Minggit Tribowo S.IP, Dirjen Perhubungan Udara (Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto Raharjo (vidcon dari Jakarta), PLT Otoritas Bandara Surabaya Ambar Suryoko, Komandan Lanud Mulyono Kolonel Pnb M Somin S.Sos dan para pejabat terkait lainnya dari TNI AU, Pemprov Jatim dan Dishub Jatim.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, Pangkoopsau II Marsda TNI Minggit Tribowo S.IP dan Dirjen Hubud Kemenhub Novie Riyanto Raharjo mengawali penandatanganan naskah Perjanjian Kerjasama tentang Penggunaan Bersama Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh. Sebagai Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang seluas 157,684 Ha untuk kegiatan pertahanan dan pelayanan penerbangan sipil.

Rangkaian acara diawali ilustrasi video profil peran dan pencapaian Bandara Abdulrachman Saleh yang dioperasionalkan oleh UPT Bandara Abdulrachman Saleh Dishub Pemprov Jatim. Kemudian para pejabat menyerahkan santunan kepada anak yatim, diiringi musik hadrah,  pembacaan doa, laporan Kadishub Jawa Timur, sambutan Dirjen Hubud (vicon), sambutan Pangkoopsau II, penandatanganan perjanjian dan Sambutan Gubernur Jawa Timur.

Kepala Dishub Pemprov Jawa Timur dalam laporannya menyampaikan. Sebelum pandemi covid-19 antara tahun 2012-2019 rata-rata pertumbuhan jumlah penumpang pesawat udara di Bandara Abdulrachman Saleh per tahunnya sekitar 10,34 %.

Namun tahun 2020 karena pandemi, jumlah penumpang menurun. Pada Januari-Juni 2021 rata-rata jumlah penumpangnya sekitar 14 ribu penumpang per bulan.  

Sedangkan tahun 2016 dan 2017, pencapaian Bandara Abdulrachman Saleh meraih penghargaan Bandara Award UBPU Kelas 2 terbaik. Sebagai satu-satunya bandara enclave sipil yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi di Indonesia.

Panglima Komando Operasi TNI AU II Marsda TNI Minggit Tribowo S.IP mengatakan. 

"Kerjasama antara TNI AU dengan Pemprov Jatim serta Kemenhub sudah terjalin lama. Terdapat dua hal penting yang disepakati dalam perjanjian kerjasama."

"Yaitu Penggunaan Bersama Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh sebagai Bandar Udara Abdulrachman Saleh dan Pinjam Pakai Tanah TNI AU di Lanud Abdulrachman Saleh Malang." 

Ditambahkan Pangkoopsau II, sesuai pesan Kepala Staf Angkatan Udara, dengan perjanjian kerjasama tersebut, diharapkan  TNI Angkatan Udara khususnya Lanud Abdulrachman Saleh dapat membantu Pemprov Jatim.

Dalam rangka meningkatkan perekonomian dan program pariwisata. Dengan tetap mengutamakan kepentingan pertahanan negara dan demi tercapainya safety/keselamatan terbang secara terus menerus. Sehingga setelah pandemi covid-19 diharapkan pemberdayaan akan semakin berkembang dan memudahkan transportasi udara.  

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa, menyebut peran Bandara Abdulrachman Saleh cukup penting.

Sumber: