Situbondo Darurat, Dua Hari Tembus 80 Pasien Positif Covid

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG - Grafik penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Situbondo, tiap harinya terus melambung. Karenanya, masyarakat diminta terus meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat protokol kesehatan (prokes).
Sekretaris Satgas Covid-19 Situbondo, H Syaifullah menyampaikan, sampai pekan ketiga Juni 2021 kasus Covid -19, sudah masuk zona oranye. Tapi penambahan kasusnya cukup mengkhawatirkan.
“Kalau masyarakat tidak waspada dengan mematuhi protokol kesehatan secara lebih ketat. Maka kemungkinan besar Situbondo bisa masuk zona merah. Namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tetap berusaha maksimal dengan upaya pengendalian, tapi masyarakat juga harus mematuhi protokol kesehatan, sehingga semua berjalan seiring,” katanya, Kamis (24/6/2021).
Syaiful menambahkan, kepatuhan pasien isolasi sangat penting. Jangan karena merasa tak bergejala, pasien isolasi mandiri malah berinteraksi dengan orang luar. Juga Peran Satgas RT RW setempat, sangat diperlukan untuk mengatasi kondisi tersebut. Kalau di wilayahnya ada pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri, program Jogo Tonggo harus dijalankan.
“Ini kepedulian bersama. Modal sosial dan kearifan lokal ini juga harus dikembangkan. Saya kira ini kekuatan sosial yang perlu dikembangkan, di saat kondisi sulit seperti ini,” tambah pria yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Situbondo ini.
Syaiful menambahkan, untuk antisipasi jika terjadi kelonjakan kasus Covid-19, Pemkab Situbondo sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyiapkan fasilitas fasilitas yang cukup untuk penanganan darurat.
“Kita sudah menambah ruang ICU dan Non ICU, bahkan ada tambahan lagi untuk ruangan intuk rujukan pasien covid 19 di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoerrahem sudah cek langsung. Pihaknya mempersiapkan skenario terburuk, meski berharap situasi buruk itu tidak terjadi.
“Yang pasti pemerintah berbuat yang terbaik,” jelasnya.
Sampai Kamis (24/06) hingga pukul 17.00 wib, peta sebaran Covid-19 di Situbondo, terus melambung tinggi. Dalam dua hari ada tambahan pasien positif sebanyak 80 orang. Sehingga total terkonfirmasi positif ada 2.814 orang. Sedangkan pasien sembuh 2.425, meninggal dunia 218.
Sementara, pasien aktif sebanyak 168 kasus, dengan rincian, dirawat di rumah sakit sebanyak 28 orang, isolasi mandiri 133 orang, gedung diservasi 5 orang. (*)
Sumber: