Masa Pandemi, Pengangguran di Jember Meningkat 5,12 Persen

Masa Pandemi, Pengangguran di Jember Meningkat 5,12 Persen

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG- Angka pengangguran di Kabupaten Jember, meningkat 5,12 persen selama pandemi Covid-19 di Tahun 2021.

Angka tersebut meningkat dari sebelumnya, yang hanya 3,6 persen di tahun 2020 lalu.

Itu disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jember, Bambang Edy Santoso, Rabu (22/09/2021).

"Saat ini masih jarang perusahaan yang berani membuka lowongan pekerjaan. Mengingat, kepastian kebijakan belum ada. Untuk itulahm para pengangguran harus memiliki kreativitas lebih," ungkap Bambang, di ruang kerjanya.

Bambang mengajak para pengangguran berusia produktif agar bisa menciptakan pekerjaan bagi dirinya sendiri.

"Bagi yang belum memperoleh pekerjaan dan tidak memiliki skill, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan memberikan fasilitas pelatihan kerja," ucapnya.

"Kita akan menggandeng Balai Pelatihan Kerja (BLK), untuk memberikan pelatihan kerja bagi pengangguran yang belum memperoleh pekerjaan dan tidak memiliki skill," pungkasnya. (*)

Sumber: