MENKOPOLHUKAM SAMPAIKAN KE KEMENAG SUPAYA RESPON CEPAT AL-QUR’AN YANG SALAH CETAK

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
Kepala Biro Humas Data dan Informasi (HDI) Kemenag – Ahmad Fauzan menyampaikan, kesalahan cetak lembaran mushaf Al-Qur’an yang diterbitkan Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) beredar berkali kali di media sosial sejak tahun 2022.
Mengutip CNBC Indonesia, menurut Ahmad, pertama kali foto beredar pada bulan April 2022. Saat itu sudah ada penjelasan juga dari LPMQ dan Diklat Kementerian Agama.
Sementara itu, foto itu juga sempat diunggah Menkopolhukam – Mahfud MD lewat twitter pribadinya. Mahfud menyampaikan agar dilakukan pengecekan, jika benar Kemenag harus menariknya dari peredaran.
"Ini ada info Al Quran salah cetak huruf pada Surat Al Kahfi ayat 8. Seharusnya huruf 'ain (lajaa'iluuna) tercetak huruf ha' (lajaahiluuna). Harap dicek. Jika benar maka Kemenag perlu menariknya dari peredaran karena penerbitnya di tashih oleh Kemenag," ungkap Mahfud. (WL - Alifia Nur Syafida/CNBC Indonesia)
Sumber: