Suara Dentuman di Sumenep Imbas Fenomena Palu Air

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID - Sumenep, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan suara misterius yang terjadi sejak 12 Agustus lalu di Sumenep Jawa Timur adalah akibat dari fenomena palu air atau water hammer. Sebelumnya diketahui, suara itu berbunyi seperti tumbukan disertai getaran.
Melansir Republika, Pelaksana Harian Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Hermansyah menjelaskan efek palu air itu terjadi ketika aliran air tiba-tiba mengalami peningkatan tekanan air secara mendadak dalam sebuah saluran dan menekan udara yang terjebak.
"Suara misterius diperkirakan berasal dari proses water hammer dan itu tidak membahayakan di permukaan tanah," kata Hermansyah.
Jadi, gelombang tekanan tinggi bergerak mundur melalui saluran yang menyebabkan suara ketukan atau getaran akibat proses penambahan tekanan air yang kemungkinan berasal dari gempa bumi swarm yang relatif kecil kekuatannya. Gempa swarm adalah rangkaian gempa kecil dalam waktu singkat di area tertentu. (IC-FR/REPUBLIKA)
Sumber: