Warga Kota Batu Khawatir Dengan Ditutupnya TPA Tlekung Membuat Warga Membuang Sampah Di Sungai

Warga Kota Batu Khawatir Dengan Ditutupnya TPA Tlekung Membuat Warga Membuang Sampah Di Sungai

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG.ID, Batu - Ketua RW 9 Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Ngaglik, Batu, Putra Kuswantoro menyebut pemasangan jaring di Jembatan gang Jl Panglima Sudirman RW 10 dilakukan untuk mengajalau sampah. Saat ini memang masih terpasang di satu sisi, sedangkan sisi yang lainnya akan menyusul dipasang.

Mengingat usai di tutupnya TPA Tlekung masyarakat mengaku bingung untuk membuang sampah. Mereka khawatir akan banyak yang membuang sampah di sungai.

Melansir Radar Malang, untuk itu pihaknya berharap selain masyarakat harus memilah sampah dari rumah, pemerintah juga segera mengoptimalkan TPS3R di desa dan kelurahan. Sehingga pengolahan sampah bisa lebih optimal. 

“Kalau membangun TPA baru, belum tentu ada yang mau juga ditempati,” ucap Putra. (NF-AL/RADAR MALANG)

Sumber: