BNPB Sebut Tambahan Water Bombing Untuk Pemadaman Gunung Arjuno Terhambat

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Pasuruan - Tenaga Ahli BNPB Heri Setyono mengatakan, Pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah berencana menambah armada helikopter. Hal ini dilakukan supaya water bombing atau pemadaman lewat udara semakin gencar dilakukan.
Namun, sekitar 31 helikopter yang ada saat ini masih terfokus pada penanganan Karhutla di wilayah lain. Yaitu di Karhutla Kalimantan dan Sumatera.
“Karena itu, kita akan komunikasikan lagi dengan pihak Antares dalam upaya penambahan unit Helikopter di sini (Jatim),” kata Heri Setyono.
Melansir Suara Surabaya, Heri juga sudah meminta Tim Water Bombing, untuk mengatur ulang kembali strategi, agar tim pemadam lebih memperhatikan arah angin, dan memakai busa deterjen sebagai pemadaman bara api. (YO-BG/SUARA SURABAYA)
Sumber: