Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Masih Tinggi

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Kabupaten Malang - Perkembangan terakhir aktivitas Gunung Api Semeru sampai Rabu (6/9) kemarin masih tetap tinggi untuk aktivitas vulkaniknya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mengatakan aktivitas gempa letusan rata-rata terjadi 79 kali per hari.
Mengutip Jatim Times, pemantauan kegempaan menunjukkan penurunan jumlah gempa letusan yang disertai dengan peningkatan gempa guguran. Merespon hal itu Badan Geologi mengindikasikan adanya perubahan karakteristik erupsi dari sebelumnya erupsi eksplosif menjadi efusif.
"Sementara itu pemantauan deformasi dengan menggunakan Tiltmeter menunjukkan hal yang sama dimulai sejak 15 Agustus 2023," jelas keterangan resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Diimbau juga untuk seluruh masyarakat sekitar Gunung Api Semeru untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama terhadap bahaya letusan dan awan panas guguran Gunung Api Semeru. (IC-NY/JATIM TIMES)
Sumber: