Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Kecewa, Stadion Kanjuruhan Malang Dibongkar

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Kabupaten Malang - Meski tahap renovasi stadion Kanjuruhan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu, keluarga korban masih tetap menolak renovasinya. Keluarga korban ingin pihak terkait mengutamakan pengusutan kasus yang menurutnya sampai sekarang belum adil.
Melansir Surya Malang, salah satu keluarga korban Devi Athok mengaku kecewa dengan Pemkab Malang yang mempercepat proses renovasi. Sedangkan pihaknya masih berjuang dengan laporan model B yang diajukannya ke Polres Malang.
"Untuk Bapak Jokowi (Joko Widodo), mohon bapak sebagai kepala negara, kami hanya rakyat kecil, tolong dibantu untuk mencari keadilan," paparnya.
Sementara itu, disisi lain saat ini Stadion Kanjuruhan masih direnovasi untuk disesuaikan dengan standar FIFA. Per kemarin (17/9) para pekerja PT Waskita sebagai pemenang tender sudah membongkar dinding pembatas antar kios. (NF-NY/SURYA MALANG)
Sumber: