Ratusan Hektare Sawah Di Lumajang Alami Kekeringan

Ratusan Hektare Sawah Di Lumajang Alami Kekeringan

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG.ID, Lumajang - Gabungan kelompok tani di Kabupaten Lumajang, diminta Gubernur Jatim - Khofifah Indar Parawansa untuk melakukan studi banding di wilayah Mataraman, untuk mencari referensi dalam menangani lahan kekeringan di Lumajang.

Melansir Tempo, Khofifah menjelaskan, kalau memang isu kekeringan banyak terjadi di kampung desa dan persawahan, tapi penanganannya berbeda. "Kekeringan yang terjadi di banyak kampung desa dan persawahan beda treatment-nya (penanganannya), katanya.

"Sebenarnya year on year kita surplus 9,23 persen per September," ujarnya.


Khofifah juga meminta supaya para petani di berbagai daerah menggunakan sumur pompa, untuk mengairi sawahnya. DIa menyatakan hal itu sudah banyak dilakukan di daerah Mataraman seperti Madiun, Ngawi, Ponorogo dan Magetan.. (IC-BG/TEMPO)

Sumber: