BMKG Sebut Jatim Bakal Lalui Hari Tanpa Bayangan

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Surabaya - Badan Meteorologi Klimatologi, Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda memprediksi, akan terjadi fenomena hari tanpa bayangan di Jawa Timur selama empat hari, Mulai hari ini 11 Oktober sampai Sabtu 14 Oktober 2023.
Melansir Ngopi Bareng, Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda - Diah Novita mengatakan, hari tanpa bayangan ini merupakan fenomena kulminasi, yaitu posisi matahari tepat berada di posisi paling tinggi dilangit.
Lebih lanjut, Diah juga menyebut, akan ada perbedaan waktu untuk daerah yang merasakan fenomena hari tanpa bayangan, sesuai dengan pergerakan matahari. Untuk waktunya sendiri, Diah menyebut ada perbedaan sesuai dengan pergerakan matahari. Kendati dalam posisi tegak lurus, Diah menyebut, suhu di Jatim masih dalam kondisi normal kisaran 35-37,9 derajat Celsius. Namun, tetap dapat berdampak pada peningkatan suhu.
"Bisa ada pengaruh namun bukan satu-satunya, masih banyak faktor lain yang mempengaruhi peningkatan suhu seperti minimnya tutupan awan, topografi, dan kondisi sekarang yang memang masih musim kemarau," ujarnya. (YO-BG/NGOPI BARENG)
Sumber: