DPRD Kabupaten Malang Soroti Pendapatan Retribusi Bendungan Lahor

DPRD Kabupaten Malang Soroti Pendapatan Retribusi Bendungan Lahor

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG.ID, Kabupaten Malang - Anggota DPRD Kabupaten malang Unggul Nugroho menjelaskan sejauh ini pendapatan dari pengelolaan Bendungan Lahor hanya sebesar 600 juta per tahunnya. Pendapatan ini tergolong sedikit.

Melansir Surya Malang, Unggul juga menjelaskan per tahunnya diperkirakan ribuan kendaraan telah melintas di loket itu dalam waktu 24 jam. Jadi tidak mungkin hasil pengolahan hanya di angka tersebut.

"Kalau pendapatan hanya Rp 600 juta per tahun, berarti sepeda motor dan mobil yang lewat tidak sampai 1.000 unit per hari. Padahal kalau diamati serius, kendaraan yang melintas bisa sampai 2.000 mobil per hari dalam 24 jam," kata Unggul.

Unggul menyarankan dari Bapenda Kabupaten Malang agar bisa menempatkan petugas khusus di pos retribusi. Tujuannya untuk memastikan jumlah kendaraan yang melintas dalam waktu 24 jam. (WL-NY/SURYA MALANG)

Sumber: