Bendungan Lahor Sumberpucung Mengering
A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Sumberpucung - Pemilik Usaha Pemancingan Bendungan Lahor - Hadi Prawoto menyampaikan, kemarau panjang yang terjadi sejak April 2023 lalu, membuat debit air di Bendungan Lahor Desa Karangkates Kecamatan Sumberpucung menyusut.
Melansir Radar Malang, Menurut Hadi, biasanya debit air ada di kedalaman 35 meter, tapi saat ini menjadi sekitar 24 meter saja. Hal itu membuat ikan yang dibudidayakan di Bendungan lahor banyak yang mati karena kekurangan oksigen.
Kemungkinan beberapa hari sebelumnya sisi bendungan itu masih terendam dengan air. Sebab, ikan-ikan tersebut belum membusuk seluruhnya. Hanya bagian yang bersentuhan dengan tanah saja yang rusak.
”Biasanya tinggi permukaan air bendungan hampir setara dengan lahan yang ditanam pohon jati itu,” ujar Hadi Prawoto. (IC-BG/RADAR MALANG)
Sumber: