Israel Lakukan Pengeboman Gereja Tertua Di Jalur Gaza

Israel Lakukan Pengeboman Gereja Tertua Di Jalur Gaza

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG.ID, Jakarta - Berdasarkan informasi dari Al Jazeera, ada 8 orang meninggal dunia setelah Israel meluncurkan serangan udara ke gereja tertua di Jalur Gaza Palestina - Gereja Ortodoks Yunani Saint Porphyrius.

Melansir CNN Indonesia, Selain itu, puluhan orang juga diketahui mengalami luka imbas dari serangan itu. Karena Gereja itu menjadi tempat penampungan sementara untuk warga, sejak pasukan Israel dan Hamas perang.

"Militer Israel telah mengebom banyak tempat perlindungan, saya tak yakin Israel tak akan membom gereja," ungkap Elias.

Uskup di Gereja Saint Porphyrius - Elias sebelumnya sudah memprediksi, kalau bangunan itu memang akan jadi target kekejaman Israel. Dia lalu mengatakan setiap serangan terhadap gereja, tak hanya merupakan serangan terhadap agama, tetapi juga merupakan serangan terhadap kemanusiaan. (IC-BG/CNN INDONESIA)

Sumber: