3 Sampel DNA Bayi Yang Dibuang Dikirim Polres Ponorogo Ke Labfor

3 Sampel DNA Bayi Yang Dibuang Dikirim Polres Ponorogo Ke Labfor

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG.ID, Ponorogo - Tiga sampel tersebut dikirim ke Labfor pada kamis (19/10/2023), dan pengujian dinilai perlu dilakukan, untuk mengetahui kepastian status dari bayi, yang ditemukan meninggal dunia tersebut.

sejauh ini, belum ada penetapan pelaku atau tersangka atas kasus itu, bahkan wanita yang diduga ibu kandung bayi itu, masih berstatus saksi. Ada sekitar 7 saksi yang sudah diperiksa tim penyidik Satreskrim Polres Ponorogo. Mulai dari warga yang pertama kali menemukan bayi itu di sungai, terduga ibu bayi dan keluarga ibu bayi, hingga tetangga ibu bayi tersebut.

“Total ada 7 saksi yang sudah kita periksa, mulai ibu bayi dan keluarganya, serta tetangga ibu bayi hingga warga yang pertama kali menemukan mayat bayi itu tenggelam di sungai,” katanya.

Melansir Berita Jatim, Sebelumnya, polisi melakukan otopsi terhadap jasad bayi malang tersebut. Satreskrim Polres Ponorogo mendatangkan tim forensik dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kediri. Kasat Reskrim Polres Ponorogo mengungkapkan hasil sementara dari otopsi. Polisi mendapat temuan adanya luka di bagian tubuh atas akibat pukulan benda tumpul. (AL-BG/BERITA JATIM)

Sumber: