Puluhan Truk Bantuan Untuk Gaza Tidak Diizinkan Masuk Di Perbatasan Mesir

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Jakarta - Sekretaris Jenderal PBB - Antonio Guterres mendesak puluhan truk bantuan yang terjebak di perbatasan Rafah, Mesir, agar bisa segera diizinkan masuk ke gaza. Guterres datang langsung ke perbatasan Rafah untuk memastikan bantuan bisa diberikan ke warga Gaza.
Guterres juga datang langsung ke perbatasan Rafah untuk memastikan , bantuan bisa diberikan ke warga gaza. dia berharap, bantuan ini tidak tertahan demi memberikan dukungan yang cukup kepada masyarakat gaza yang membutuhkan.
"Dan saya tahu bahwa ada juga kesepakatan antara Mesir dan Israel untuk mewujudkannya," kata Guterres. "Tetapi pengumuman ini dibuat dengan beberapa syarat dan batasan tertentu," imbuhnya.
Melansir CNN Indonesia, PBB sedang melakukan diskusi dengan mesir, israel, dan amerika serikat, untuk memperjelas kondisi dan membatasi pembatasan. agar truk bantuan bisa bergerak. Jalur Gaza yang dikuasai Hamas telah berada di bawah pengepungan total dan pemboman berkelanjutan oleh Israel sejak militannya melakukan serangan mendadak yang mematikan di wilayah Israel pada 7 Oktober 2023. Setidaknya 1.400 warga Israel dilaporkan tewas dan 200 orang diculik dalam serangan Hamas tersebut. (RT-BG/CNN INDONESIA)
Sumber: