Puluhan Sandera Meninggal Dalam Serangan Israel Di Gaza

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Jakarta - "Hampir 50" sayap bersenjata Hamas yang disandera yang ditahan di Jalur Gaza, meninggal dunia sejak serangan 7 Oktober 2023. Mereka meninggal dalam serangan bom dari Israel di wilayah Palestina.
"Brigade (Ezzedine) Al-Qassam memperkirakan jumlah tahanan Zionis yang terbunuh di Jalur Gaza akibat serangan dan pembantaian Zionis telah mencapai hampir 50 orang," kata kelompok itu.
Melansir CNN Indonesia, Brigade Ezzedine - Al Qassam mengatakan, pihaknya masih belum bisa memverifikasi berapa jumlah total tentara Israel yang juga diculik. Menurut angka pemerintah Israel yang tidak dapat dikonfirmasi oleh AFP, setidaknya setengah dari sandera memiliki paspor asing.
Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah meminta Hamas untuk memberi bukti para sandera yang mereka tahan masih hidup, sekaligus membebaskan mereka semua dengan alasan kesehatan. (IC-BG/CNN INDONESIA)
Sumber: