Warga Di Jombang Pakai Air Kubangan Untuk Masak Akibat Kekeringan
A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Jombang - Salah satu warga Desa Jipurapah - Suhartik (46) membuat kubangan di Sungai Marmoyo, yang airnya sudah mengering itu. Dari kubangan itu, setelah keluar air dan terlihat sedikit jernih, barulah diambil menggunakan gayung perlahan-lahan.
Melansir Berita Jatim, Meski kondisinya tak layak konsumsi karena sedikit sedikit keruh, namun warga tetap memakainya untuk memasak lantaran minimnya bantuan. sumur-sumur warga mulai mengering, begitu juga dengan Sungai Marmoyo. Air bersih menjadi barang mahal.
“Setiap hari mandinya ya di sungai gini kalau kemarau,” kata Suhartatik.
Suhartatik mengungkapkan bahwa bencana kekeringan dan krisis air bersih terjadi sejak September lalu. Sedikitnya dua desa dengan total ratusan keluarga yang terdampak, Selain sumur-sumur mengering, pasokan air bersih bantuan dari pemerintah masih sangat jauh dari harapan. (AL-BG/BERITA JATIM)
Sumber: