Gubernur Diwajibkan Menetapkan UMP 2024 Akhir November

Gubernur Diwajibkan Menetapkan UMP 2024 Akhir November

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG.ID, Surabaya - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan, gubernur di seluruh Indonesia wajib menetapkan dan mengumumkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2024 paling lambat 21 November 2023. Sementara kabupaten/kota paling lambat 30 November 2023. 

Melansir Detik, kata Ida, PP Nomor 51 tahun 2023 tentang perubahan atas PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan jadi penghargaan untuk pekerja atau buruh yang sudah berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional. Ia juga berpendapat pengupahan yang adil ini dapat menjadi motivasi para pekerja.

"Tetapi mari kita maknai bersama bahwa keberadaan PP Nomor 51 Tahun 2023 adalah sebagai jembatan perjuangan untuk kepentingan pelaksanaan pengupahan dalam konteks nasional," ujarnya.

Menurut Ida, PP Nomor 51 Tahun 2023 bisa menciptakan kepastian untuk dunia usaha dan industri yang bakal mendorong peningkatan produktivitas. Perusahaan juga akan mengalami keuntungan dan stabilitas keuangan berjalan baik. (AN-FR/DETIK)

Sumber: