Jatim Jadi Produsen Perikanan Budidaya Tertinggi se Indonesia

Jatim Jadi Produsen Perikanan Budidaya Tertinggi se Indonesia

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, saat ini para nelayan di Indonesia tidak hanya memberi kontribusi pada produk domestik regional bruto (PDRB) dan produk domestik bruto (PDB).

Kata Khofifah, nelayan juga ikut serta membangun kekuatan untuk bisa menyiapkan logistik terutama ketahanan pangan. Aneka produk ikan yang dihasilkan menjadi asupan pangan utama guna menyiapkan generasi unggul 2045.

“Jawa Timur sendiri memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Jawa Timur memiliki produksi perikanan tangkap tertinggi secara nasional sebesar 598.317 ton dan perikanan budidaya tertinggi ke-2 sebesar 1.314.200,80 ton,”ucap Khofifah.

Melansir Republika, Berdasarkan data statistik Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPMHP), volume ekspor perikanan Jawa Timur sebagai yang tertinggi nasional mencapai 385.083 ton. (IC-MT/RADAR SURABAYA)

Sumber: