AMEG.ID, Kota Malang - Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Eko Hardianto menyampaikan Pemkot Malang harus memperhatikan standar nilai gizi untuk makanan program MBG karena harga yang dipatok 10 ribu per porsi.
"Jadi kebutuhan gizi yang sesuai standar itu setidaknya memenuhi kelayakan nilai gizi dengan memenuhi unsur protein dari hewani dan nabati. Lalu karbrohidrat, buah-buahan serta susu segar," jelas Eko. Menurut Eko, dibutuhkan tambahan pembiayaan untuk program MBG. Karena itu, ia menyarankan Pemkot Malang bisa memakai dana CSR. Jadi setidaknya anggaran per porsi bisa naik sampai 14 ribu. "Kalau menurut saya, ini masih perlu penyesuaian. Setidaknya per porsi sekitar Rp 13 atau Rp 14 ribu lah. Andai angaran dari pemerintah pusat per porsi Rp 10 ribu maka Pemkot Malang harus bisa menyiapkan tambahan dana sekitar Rp 3-4 ribu," ucapnya. Eko mengaku CSR perusahaan di Kota Malang sangat memungkinkan untuk mendukung program MBG. Sehingga dibutuhkan kolaborasi antar Pemkot Malang dengan perusahaan yang ada di Kota Malang. Diketahui, saat ini program MBG tersebut belum masif dilakukan di seluruh wilayah kabupaten/kota yang ada di Indonesia karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) resmi peerintah pusat. "Memang masih banyak daerah yang belum berani atau belum bisa melaksanakan program ini. Tentu ini hasil dari kunjungan kerja dan rakor kami di Komisi D DPRD Kota Malang dengan beberapa kota/kabupaten baik di Jatim maupun Jateng," kata Eko. Sementara, untuk Kota Malang program MBG sempat dilakukan meski hanya sebatas uji coba. Dan anggarannya yang digunakan murni dari CSR perusahaan. "Sejauh ini masih realisasi awal atau uji coba seperti di Kota Malang yang dietrapkan di SDN 3 Lowokwaru beberapa bulan lalu," tambahnya.DPRD Kota Malang Sarankan Pemkot Malang Gunakan Dana CSR untuk Program MBG
Jumat 07-02-2025,13:37 WIB
Reporter : Admin ameg
Editor : Admin ameg
Tags : #program pemerintah
#program makan bergizi gratis
#pemkot malang
#kota malang
#dprd kota malang
Kategori :
Terkait
Rabu 26-08-2026,10:49 WIB
DPRD Tak Mau Tunggu Tahun 2027, Keselamatan Pasar Malang Mendesak
Rabu 26-08-2026,10:15 WIB
Empat Kali Pesan Narkotika Via Online, Pria di Malang Akhirnya Ditangkap
Senin 24-08-2026,15:23 WIB
Status UNESCO Jadi Ujian Baru, Malang Ditantang Ubah Kreativitas Jadi Mesin Ekonomi
Sabtu 22-08-2026,12:18 WIB
Ratusan Koperasi Tak Aktif, Malang Didorong Bangun Koperasi Baru dari Komunitas Kreatif
Sabtu 22-08-2026,12:01 WIB
Turun hingga 81 Meter, Freediver Kota Malang Pecahkan Dua Rekor Nasional di Manado
Terpopuler
Kamis 27-08-2026,14:42 WIB
Kekeringan Mulai Picu Gagal Panen, Jatim Alihkan Strategi Tanam ke Palawija
Kamis 27-08-2026,12:39 WIB
RUU Perampasan Aset Dikebut, Pemerintah Pasang Target Akhir Tahun
Kamis 27-08-2026,12:18 WIB
Jaga APBD Tak Tertekan Pilkada, Jatim Mulai Cicil Dana Cadangan Satu Triliun
Kamis 27-08-2026,12:51 WIB
Karhutla Meluas, Menkeu Pastikan Anggaran Bencana Bisa Ditambah
Kamis 27-08-2026,15:14 WIB
Kurangi Beban TPA Tlekung, DLH Batu Geser Petugas Kebersihan ke TPS3R
Terkini
Kamis 27-08-2026,15:14 WIB
Kurangi Beban TPA Tlekung, DLH Batu Geser Petugas Kebersihan ke TPS3R
Kamis 27-08-2026,14:42 WIB
Kekeringan Mulai Picu Gagal Panen, Jatim Alihkan Strategi Tanam ke Palawija
Kamis 27-08-2026,12:51 WIB
Karhutla Meluas, Menkeu Pastikan Anggaran Bencana Bisa Ditambah
Kamis 27-08-2026,12:39 WIB
RUU Perampasan Aset Dikebut, Pemerintah Pasang Target Akhir Tahun
Kamis 27-08-2026,12:18 WIB