AMEG.ID, Surabaya - Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim, Agus Wicaksono mengatakan pihaknya mendorong revisi pembagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) agar lebih adil khususnya bagi daerah penyumbang.
Kata Agus berdasarkan data dari Bea Cukai, penerimaan negara dari cukai hasil tembakau 2024 lebih dari 220 triliun. 60 persen diantaranya atau 132 triliun berasal dari pabrik-pabrik rokok di Jawa Timur. Sedangkan, Pemprov Jatim hanya menerima pengembalian lewat DBHCHT sekitar 3,2 triliun untuk seluruh Jatim atau tidak mencapai 3 persen. Padahal untuk nilai idealnya Provinsi Jatim seharusnya menerima DBHCHT mencapai 5 persen atau 138,46 triliun. "Jatim ini menyumbang lebih dari 100 triliun rupiah untuk penerimaan cukai hasil tembakau secara nasional, tapi yang dikembalikan ke daerah dalam bentuk DBHCHT sangat kecil. Bisa dibilang sangat timpang, ini buka soal fiskal tapi soal keadilan untuk daerah penghasil," tegasnya. Melansir Times Indonesia, Agus menilai keputusan ini sangat mendesak mengingat beban pembiayaan daerah terus meningkat. Bahkan setelah berlakunya UU No.1 Tahun 2022, transfer dari pusat cenderung stagnan atau malah menurun. Selain itu, pajak kendaraan bermotor yang dijadikan sebagai distribusi dana untuk memperkuat PAD juga tidak lagi menjadi bagian dari total kewenangan provinsi. "Kami sebagai mitra strategis pemerintah provinsi mendorong agar potensi yang ada bisa dimaksimalkan. Termasuk mendorong Kementerian Keuangan agar formula distribusi DBHCHT direvisi menjadi 5%," ungkapnya. Agus berharap dengan mendorong perluasan dan pemerataan hasil cukai tersebut terdapat keseimbangan dalam pendistribusian fiskal nasional terutama bagi Provinsi Jatim. "Jika pengembalian bagi hasil cukai tembakau untuk Jawa Timur itu ditingkatkan menjadi 5% maka manfaatnya untuk perekonomian masyarakat jawa timur akan semakin besar," kata Agus.DPRD Jatim Revisi Porsi Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau
Selasa 30-09-2025,14:33 WIB
Reporter : Admin ameg
Editor : Admin ameg
Kategori :
Terkait
Selasa 13-10-2026,13:42 WIB
Tak Cukup Panen Melimpah, DPRD Jatim Soroti Hilirisasi untuk Sejahterakan Petani
Senin 12-10-2026,10:02 WIB
HUT ke-81 Jatim, Warga Bisa Naik Trans Jatim Gratis Sehari
Rabu 07-10-2026,09:57 WIB
Pemprov Jatim Dorong Mekanisme Panen Cepat dengan Alsintan
Selasa 06-10-2026,13:15 WIB
Kasus Balita Pamekasan Jadi Alarm Pemprov Jatim untuk Benahi Sistem Rujukan
Senin 05-10-2026,13:58 WIB
Bukan Sekadar Modal, Rp2,4 Triliun Investasi Jatim Diharapkan Tekan Kemiskinan
Terpopuler
Selasa 13-10-2026,10:29 WIB
POSSI Jatim Bidik Tiket PON 2028, Sejumlah Kejuaraan Jadi Ajang Seleksi Atlet
Selasa 13-10-2026,10:05 WIB
Indonesia Bidik Jutaan Hektare Lahan Terdegradasi, Investasi Pertanian Jadi Kunci
Selasa 13-10-2026,10:33 WIB
Rp3 Triliun Disiapkan, Kabupaten Malang Bakal Jadi Pusat Bibit Ayam Nasional
Selasa 13-10-2026,13:42 WIB
Tak Cukup Panen Melimpah, DPRD Jatim Soroti Hilirisasi untuk Sejahterakan Petani
Selasa 13-10-2026,14:13 WIB
Inflasi Indonesia Naik, Mendagri Ingatkan Pemda Jaga Harga Pangan
Terkini
Selasa 13-10-2026,14:13 WIB
Inflasi Indonesia Naik, Mendagri Ingatkan Pemda Jaga Harga Pangan
Selasa 13-10-2026,13:42 WIB
Tak Cukup Panen Melimpah, DPRD Jatim Soroti Hilirisasi untuk Sejahterakan Petani
Selasa 13-10-2026,10:33 WIB
Rp3 Triliun Disiapkan, Kabupaten Malang Bakal Jadi Pusat Bibit Ayam Nasional
Selasa 13-10-2026,10:29 WIB
POSSI Jatim Bidik Tiket PON 2028, Sejumlah Kejuaraan Jadi Ajang Seleksi Atlet
Selasa 13-10-2026,10:05 WIB