Amat Kaselanovic
Jadi begini, Om, sepengamatan saya, perempuan memainkan standar ganda. Di satu sisi, sangat membenci kekerasan dari lelaki (KDRT). Di sisi lain, kalau lelaki tidak keras ia juga tidak suka. Di sinilah peran bijak lelaki diperlukan. Mengenai watak perempuan yang keras dan tegas, itu seperti "Karas-karas karak, limbah dibanyui lamah jua". Di luar memang terlihat keras, tapi lembut hatinya.
omami clan
ijin nanya bah, saya driver ojol dari yang konon berasal dari negerinya putin. Apa saya juga punya andil walau sangat sedikit dalam perang ini, mengingat dulu orang ramai-ramai menyuarakan propaganda boikot produk Israel waktu mereka menyerang Palestina bahkan katanya ketika kita minum cola buatan mereka bak meminum darah anak-anak Palestina. Saya setiap hari membayar saldo ke aplikator minimal 25k, mungkin abah lebih tau dan berkenan menjawabnya
Achmat Rijani Fahmi
Di salah satu negara termiskin di daratan Eropa. Berlangsung pertemuan antara Menlu AS dgn Presiden Moldova. Salah satu agenda pertemuan tersebut adalah membahas keinginan Moldova utk masuk ke dlm anggota Uni Eropa. Moldova berkepentingan untuk bisa menjadi bagian dari Uni Eropa. Kenapa? Mungkin kapan-kapan abah bisa menulisnya. Yang jelas anda semua pasti sudah tahu, jarak negara Moldova dengan pulau Crimea hanya sepelemparan rudal saja. Entah kenapa, Saya lebih suka membahas tentang Presiden Moldova, Miai Sandu. Sedikit banyak Presiden Moldova ini memiliki persamaan dgn Pemimpin Taiwan Tsai Ing-Wen. Sama-sama perempuan. Sama-sama pernah kuliah di AS. Tsai di Cornell University di NY, sedangkan Miai jebolan Harvard. Yang pasti, keduanya sama-sama Pro Amerika. Tsai Ing-Wen pemimpin wanita pertama di Taiwan, Ia terpilih kembali thn 2020 setelah sebelumnya menang melawan kandidat Pro Beijing. Setali tiga uang. Miai Sandu menjadi presiden wanita pertama di Moldova, Ia terpilih di thn 2020 jg. Setelah mengalahkan petahana sebelumnya yang pro Moskow. Dan ini yang paling menarik. Kedua-duanya sama-sama masih melajang sampai saat ini. Tsai 65 tahun. Miai 49 tahun. Entah, apakah ada korelasi kesibukan kehidupan berpolitik mereka dengan buntunya kehidupan mereka dalam berumah tangga. Wang Weixing, seorang peneliti Tiongkok mengatakan bahwa Tsai berhasil memimpin karena blm menikah dan memiliki anak. Dia banyak menulis analisis tersebut di situs koran International Herald Leader. Keras dan tegas mungkin sudah watak mereka berdua dalam memimpin. Ahh, mungkin Tsai dan Miai sudah lupa, kalo utk yg 'keras-keras' tinggal serahkan saja kpd bapack-bapack. Nah, untuk ibu-ibunya cukup tinggal….. ( amun sual nang ini serahkan aja lawan Bubuhan Amat yg lebih mengusai)
Buzzer NKRI
kalo nurut saya khusus om Leong kalau gelap di kamar jangan tiba2 terang, bisa kacau………. hahahaha
Leong Putu
Hahaha…. Komen ini bisa jadi senjata makan tuan…. wkwkwkwk …. Jadi tidak usah risau, bersyukur saja dijalani.
Komentator Spesialis
Kalau gelap artinya ada harapan untuk menjadi terang. Jadi tidak usah risau, bersyukur saja dijalani.
Ontoseno
Mungkin pemadaman listriknya hanya salah paham… Bosnya merintahkan padamkan lampu ruang rapat karena mau dipake presentasi.. Anak buah yang overaktif menerjemahkan padamkan sekalian listrik satu negara. Kan katanya anak buah yang baik itu yang bisa berbuat lebih dari perintah pimpinan…. Kalau pas hasilnya bagus, pimpinan tinggal mengklaim sebagai kesuksesan pimpinan, Nah, kalau salah tinggal pimpinannya nyalahin anak buahnya yang salah menerjemahkan perintah
Leong Putu
gemes aku Cak Mul… tadi saya kira hp saya eror… kok putih. sampai dua kali. lalu inget komentar dulu yang titik titiilk itu, baru nyadar kalau ketipu… hedeeeeh….