Program Sekolah Tatap Muka Masih Belum Jelas

Program Sekolah Tatap Muka Masih Belum Jelas

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG - Semakin meningkatnya wabah Covid 19 di Jawa Timur, menyebabkan rencana proses belajar tatap muka  diundur lagi. 

Direncanakan proses belajar tatap muka dimulai Juli ini. Namun menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,  Ramli Yanto Sp.MP. rencana itu masih belum pasti. 

Dikatakan, dalam waktu dekat   dinas pendidikan akan meninjau lagi dan berkoordinasi dengan Forkopimda Jatim. 
Perlunya koordinasi untuk mencari solusi dan menentukan sikap serta langkah terkait program  pembelajaran tatap muka. 

Ramli mengatakan, saat ini pihaknya banyak menampung keluh kesah siswa dan orang tua siswa tentang proses belajar tatap muka. 

"Kami berharap pihak sekolah jika siap menggelar proses belajar tatap muka, agar  memfasilitasi  dengan sejumlah alat protokol kesehatan dan  mengatur jadwal belajar,"  kata Ramli. 

Bagi orangtua siswa   tidak ada paksaan agar anaknya mau belajar tatap muka atau daring. "Pihak sekolah wajib memberi form pilihan bagi orang tua wali murid," tuturnya. 

Diundurnya proses belajar tatap muka ini dikarenakan faktor wabah Covid 19 yang setiap hari  meningkat.  

Data dari tim gugus tugas penanganan Covid 19 Jatim, Rabu (23/6/2021) virus varian baru jenis Delta lebih rentan menyerang anak  di bawah usia 18 tahun. (*) 

Sumber: