Dua Bangunan Tanpa IMB Disegel

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG - Penertiban bangunan yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB), terus dilakukan Satpol PP Kota Malang dalam 1 minggu terakhir ini.
Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat ST M Ling mengatakan, warga masyarakat yang ingin mendirikan sebuah bangunan harus mengurusi perizinan karena termasuk dalam rancangan kerangka tata ruang kota (KRK).
"Dalam SOP perizinannya ada 3, soal administrasi dan luas bangunan ke Disnaker PMPTSP dan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) ke Dinas LH," jelasnya, Kamis (23/9/2021).
Lulusan Teknik Planologi ITN Malang ini menyebutkan, tanpa menunjukkan IMB dampaknya akan bermasalah baik dari segi lingkungan hingga segi perijinan.
BACA JUGA: Gelar Operasi Yustisi, Satpol PP Kota Malang Amankan 83 Minol Ilegal
"Itu harus sesuai dengan tata ruang. Karena dasar yang menentukan dari jumlah sepadan, lantai dan bangunan, serta lingkungan. Itu juga masuk di perda tata ruang kota," jelasnya kepada reporter City Guide 911 FM (ameg group).
Ditegaskan, selama penertiban yang dilakukan petugas Satpol PP, para pelanggar diminta segera mengurus IMB ke dinas terkait. "Jika tidak memiliki itu (IMB) bangunannya bisa dikatakan Ilegal," katanya.
Sementara itu, Penyidik Satpol PP Kota Malang, Murni Setyowati SH menjelaskan, ada 8 bangunan yang sudah didata. Dua bangunan disegel untuk tidak melakukan proses pembangunan.
BACA JUGA: Cegah Lonjakan Covid-19, Satpol PP Tertibkan Alun-Alun Kota Malang
"Delapan bangunan itu kebanyakan usaha bidang cafe, kost-kostan, serta restoran. Jadi ada yang kami segel untuk dihentikan sementara pembangunannya, sampai IMB mereka terbit," kata Murni Setyowati.
Sidak akan terus dilakukan setiap hari, guna menindak para pelanggar yang tidak memiliki IMB sesuai Perda Kota Malang dan Peraturan Pemerintah tentang pembangunan dan rancangan tata ruang kota. (*)
Sumber: