Jembatan Kaca Kampung Tridi Mulai Retak

Jembatan Kaca Kampung Tridi Mulai Retak

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag

Filename: frontend/detail-artikel.php

Line Number: 116

Backtrace:

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort

File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view

File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once

AMEG.ID, Malang - Keretakan Jembatan kaca, yang menghubungkan Kampung Tridi dan Kampung Warna Warni, berada di ujung sisi utara. Retakan selebar kurang lebih satu meter ini disebut sudah terjadi sebulan terakhir. 

Mengutip Kompas, Kata Ketua RW 12 kampung Tridi – Adnan, kekhawatiran ini timbul, pasca adanya tragedi pecahnya jembatan kaca di Banyumas, sampai menewaskan satu orang. Jembatan ini sendiri rutin dilakukan pemeliharaan oleh warga. Terkait keretakan jembatan sudah disampaikan ke dinas terkait. 

"Saya cek memang ada keretakan, setiap minggu dua kali kita cek. Keretakan ini kita khawatir, sudah disampaikan ke dinas" Kata Ketua RW setempat.

Sementara itu, Kata Adnan, kondisi retak ini, sudah berlangsung selama satu bulan. Pihaknya juga sudah melaporkan ke Disporapar Kota Malang jauh jauh hari. Jembatan kaca dengan model jembatan gantung ini diresmikan pada 2017.Jembatan sepanjang 25 meter dan lebar 1,25 meter dengan ketinggian 9,5 meter.  (WL-BG/KOMPAS)

Sumber: