Meneken Kontrak dengan Kehancuran

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
Dari dua episode yang sudah tayang, tanda-tanda bahwa kisah ini akan mengarah ke sana belum terbaca. Yang kita tahu, Cha Joo-ik adalah pria yang matang dan leader yang bagus. Tapi belum sedikit pun diperlihatkan bahwa ia tertarik kepada Na Ji-na. Sementara itu, soal Lee Hyun-kyu, semakin sedikit saja yang kita ketahui. Selain bahwa ia sebenarnya anak orang kaya. Dan saat ini tinggal serumah bersama Cha Joo-ik.
Sutradara Kwon Yong-il bilang, penonton harus menantikan perkembangan hubungan kelima karakter tersebut. Terutama Myul-mang dan Dong-kyung. Yang relasinya sangat tidak setara. Sepanjang sejarah, hubungan antara cewek manusia dengan cowok non-human selalu menghasilkan dinamika yang seru. Ia menjamin, Doom at Your Service juga bakal seperti itu.
Memang, agak terlalu awal menilai drama ini dari dua episode pertama. Namun, banyak drama yang lansung membuat hati audiens tertawan sejak awal. Jika karakter dan bangunan konflik awalnya disajikan dengan rapi. Itu yang kurang dari Doom at Your Service. Hingga pertengahan, audiens masih dibuat bingung dengan keinginan si Myul-mang. Ia ini sebenarnya kepingin apa sih? Dunia hancur? Atau ada motif lain terkait eksistensinya? Entahlah. Belum jelas.
Yang jelas, drama ini cocok buat penyuka genre fantasi semacam Goblin. Seo In-guk belum mengalahkan kekerenan Gong Yoo atau Lee Dong-wook. Tapi lumayan berhasil membawakan perannya. Park Bo-young juga cocok memerankan gadis workaholic yang biasa-biasa saja. Tapi hidupnya mendekati kehancuran. Chemistry antara keduanya juga meyakinkan.
Dan segala pertanyaan yang terlontar dari dua episode awal justru menjadi isyarat bahwa kita harus menonton lanjutannya… (*)
Sumber: