Partisipasi Warga Di Pemilu 2024 Ditingkatkan KPU Mojokerto

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Mojokerto - Selain meningkatkan partisipasi Pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, dituntut untuk meminimalisir suara tidak sah pada Pemilu 2024 mendatang. Menyusul angka golongan putih (golput) di Kabupaten Mojokerto pada Pemilu 2019 lalu cukup tinggi yakni di angka 84 persen.
“Pemilu Tahun 2019, 84 persen. Tahun 2024 kita target naik 3-5 persen, di 87-89 persen. Dalam membangun kesadaran masyarakat, tantangan kita ujaran kebencian, pragmatisme dan apatisme politik masyarakat yang masih tinggi. Termasuk juga keterbatasan penyelenggaraan Pemilu,” ujarnya.
Melansir Berita Jatim, Sosialisasi dibutuhkan dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat, Seperti sosialisasi tatap muka, ledang, bagi-bagi brosur, masuk ke sekolah dan pesantren dengan menempel leaflet (selebaran).
Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM), KPU Kabupaten Mojokerto - Zainul Arifin mengatakan, Kendalanya santri tidak pegang gadget, sehingga informasi kepemiluan 0. (AL-BG/BERITA JATIM)
Sumber: