Karhutla Gunung Buthak Padam, Petugas Sisir Bara dan Evakuasi Pendaki

Rabu 02-09-2026,11:04 WIB
Reporter : Admin ameg
Editor : Admin ameg

AMEG.ID, Kota Batu - Api di lereng Gunung Buthak sudah berhasil dikendalikan namun operasi penanganan belum selesai. Tim gabungan masih berfokus mengevakuasi 152 pendaki yang berada di kawasan gunung sekaligus memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Kebakaran hutan dan lahan terdeteksi pada Selasa (1/9) sekitar pukul 12.46 WIB di Petak 100 Pos 3 Gunung Buthak. Secara administratif, titik kebakaran masuk wilayah Kabupaten Malang.

Namun, akses penanganan lebih banyak dilakukan melalui jalur pendakian Gunung Panderman di Kota Batu karena lebih memungkinkan dilalui kendaraan roda dua menuju titik terdekat.

Pemadaman melibatkan Perhutani, TNI-Polri, BPBD Kabupaten Malang, BPBD Kota Batu, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta sejumlah relawan. Karena kondisi medan pegunungan, proses pemadaman dilakukan secara manual.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko memastikan kobaran api telah berhasil dipadamkan.

“Info sudah padam, tinggal memastikan matinya bara api,” ujar Suwoko mengutip City Guide FM.

Meski api tidak lagi berkobar, petugas belum langsung meninggalkan kawasan. Tim melakukan penyisiran dan proses pendinginan atau cooling down untuk mencari kemungkinan bara yang masih tertinggal di vegetasi maupun permukaan tanah.

Tahapan tersebut menjadi penting karena bara yang belum benar-benar mati dapat kembali memunculkan api terutama ketika kondisi kawasan kering dan diterpa angin.

Di tengah proses pemadaman, keberadaan ratusan pendaki turut menjadi perhatian petugas. Saat kebakaran terjadi tercatat 271 orang tengah berada di Gunung Buthak.

Sebanyak 119 pendaki telah berhasil dievakuasi. Sementara 152 orang lainnya masih berada di kawasan atas dan proses pemindahan menuju lokasi yang lebih aman terus berlangsung.

“Saat ini menyisakan 152 pendaki yang masih berada di atas. Nah, ini proses evakuasi masih terus dilakukan untuk keselamatan bagi pendaki maupun petugas juga,” ujar Suwoko, Selasa (1/9/2026).

Petugas harus mempertimbangkan kondisi jalur, medan serta keselamatan tim selama proses evakuasi. Karena itu, pemindahan pendaki dilakukan secara bertahap dan tidak hanya berorientasi pada kecepatan.

Hingga proses penanganan berlangsung, luas area yang terdampak kebakaran belum diketahui. Pendataan kerusakan baru dapat dilakukan setelah kondisi di lapangan dinilai cukup aman untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Insiden itu turut berdampak pada aktivitas pendakian di kawasan sekitar. Jalur Gunung Buthak, Gunung Panderman dan Gunung Bokong ditutup sementara sampai kondisi dinyatakan aman. Penutupan dilakukan untuk mencegah pendaki baru memasuki kawasan saat proses pendinginan, penyisiran dan evakuasi masih berlangsung.

Bagi calon pendaki yang telah membeli tiket menuju Gunung Buthak, Panderman maupun Bokong, pengelola memberikan kesempatan untuk melakukan penjadwalan ulang atau reschedule setelah jalur kembali dibuka.

Kategori :