Perumda Tirta Kanjuruhan Minta Bantuan Kepolisian Tangani Pencurian Meteran Air

A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: array_multisort(): Argument #1 is expected to be an array or a sort flag
Filename: frontend/detail-artikel.php
Line Number: 116
Backtrace:
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/views/frontend/detail-artikel.php
Line: 116
Function: array_multisort
File: /var/www/html/ameg.disway.id/application/controllers/Frontend.php
Line: 561
Function: view
File: /var/www/html/ameg.disway.id/index.php
Line: 317
Function: require_once
AMEG.ID, Kabupaten Malang - Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Syamsul Hadi menyampaikan pihaknya sudah melakukan pendataan sebelum melaporkan pencurian meteran air di sejumlah wilayah Kabupaten Malang ke Polres.
Melansir Malang Times, kata Syamsul pencurian meteran air itu terjadi di Gondanglegi, Pakis, Tumpang sampai Pakisaji yang terjadi pada 200 pelanggan. Pencurian meteran milik pelanggan Perum Tirta Kanjuruhan itu terjadi dalam kurun waktu sekitar dua minggu.
"(Kejadian pencurian meteran air) ada di Gondanglegi, Pakis, terus Tumpang hingga Pakisaji. Kurang lebih itu ada 200-an pelanggan yang meterannya hilang, itu terdata se-Kabupaten Malang," ucap Syamsul.
Syamsul juga menyampaikan berdasarkan dugaannya pelaku melakukan aksinya secara berpindah-pindah lokasi bukan berdekatan atau satu wilayah. Dalam waktu yang berdekatan pelaku hanya mengambil 1 hingga 2 unit meteran saja tapi kejadian itu terjadi secara bersamaan. (AN-NY/MALANG TIMES)
Sumber: