IPM Jatim Jadi Sorotan, DPRD Minta Anggaran 2027 Tepat Sasaran

Kamis 29-10-2026,13:02 WIB
Reporter : Admin ameg
Editor : Naya Pramestya Zahra

AMEG.ID, Surabaya - Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu sasaran yang ditekankan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur 2027. Untuk mencapai target itu, alokasi anggaran diharapkan mampu menghasilkan perubahan nyata dalam akses pendidikan hingga perlindungan sosial.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso menilai perencanaan anggaran perlu disusun berdasarkan program yang terukur dan saling terhubung. Dengan pendekatan ini, belanja daerah diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan tapi menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kami menekankan pentingnya postur anggaran berbasis program kerja yang komprehensif, holistik, terintegrasi dan terukur sebagai upaya penguatan kualitas pendidikan, pemerataan layanan kesehatan, perlindungan sosial serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak termasuk kelompok rentan,” tulis Cahyo dalam unggahan akun instagram pribadinya.

Menurut Cahyo, keberhasilan kebijakan anggaran perlu dilihat dari dampaknya terhadap masyarakat. Karena itu, penyusunan APBD 2027 perlu memperhatikan keterkaitan antara program pembangunan, kebutuhan warga, dan hasil yang ingin dicapai.

Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia. Di sisi lain, perlindungan sosial serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak juga perlu mendapat perhatian terutama untuk memastikan kelompok rentan memperoleh akses layanan yang memadai.

Cahyo menambahkan arah kebijakan ini sejalan dengan prioritas Pemprov Jatim melalui program Jawa Timur Sejahtera, Jawa Timur Cerdas, dan Jawa Timur Sehat. Penyelarasan juga diperlukan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan yang inklusif.

Selain peningkatan kualitas layanan publik, perencanaan anggaran daerah juga perlu mendukung percepatan pengentasan kemiskinan. Sinergi antara program strategis nasional dan prioritas pembangunan provinsi dinilai penting agar penggunaan anggaran lebih terarah dan memberikan hasil yang optimal.

“Bersama kita berkomitmen melahirkan kebijakan dan alokasi anggaran yang berorientasi pada outcome dengan tujuan utama meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Timur,” pungkasnya melansir Ketik Malang.

Penekanan terhadap hasil pembangunan ini menempatkan APBD 2027 bukan hanya sebagai instrumen pembiayaan program pemerintah melainkan juga sebagai upaya mendorong peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Jawa Timur.

Kategori :